BRI Ajak Masyarakat Berinvestasi, Begini Cara Mudah dan Amannya

- Jumat, 21 Oktober 2022 | 18:39 WIB
BRI Ajak Masyarakat Berinvestasi, Begini Cara Mudah dan Amannya (Beritabulukumba.com)
BRI Ajak Masyarakat Berinvestasi, Begini Cara Mudah dan Amannya (Beritabulukumba.com)

Jakarta, Beritabulukumba.com - Ternyata berinvestasi mudah dan aman tak selamanya harus sudah kaya, tapi paham alokasinya.

Seiring dengan kondisi ekonomi yang semakin menantang, penting untuk masyarakat dapat disiplin dalam mengatur Personal Financial Management.

Setidaknya terdapat dua tantangan ekonomi, yakni inflasi global dan ancaman krisis pangan serta energi karena konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina.

Baca Juga: Tanggap Darurat, BRI Peduli Salurkan Bantuan Korban Banjir Jatim

Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Handayani mengatakan, masyarakat perlu melakukan financial check up, di mana alokasi dana darurat kian diperhatikan.

Instrumen likuid seperti tabungan yang dapat menjadi dana darurat untuk 6-12 bulan, kini perlu diperpanjang 12-24 bulan ke depan.

Dengan memperpanjang dana darurat, masyarakat pun dapat memilih instrumen term deposit atau surat berharga negara.

Baca Juga: G20 SOE Conference: Digitalisasi BRI Terbukti Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia

“Karena itu (SBN) dijamin 100% yang bisa ada windows-nya di mana kita bisa menjual di secondary market dan itu likuid. Maka kita juga membahas mengenai ORI022,” ujarnya dalam acara literasi rutin oleh BRI yakni Diskusi Taman BRI yang mengangkat tema Personal Financial Management, 12 Oktober 2022.

Menurut Handayani, berinvestasi pada instrumen ORI bisa dimulai dari nominal Rp.1 juta. Masyarakat dapat mengalokasikan dana darurat untuk membeli Surat Berharga Negara yang tenornya memang dikategorikan menengah.

Sebagai instrumen keuangan yang dijamin Pemerintah seperti ORI 022, menjadi alternatif pilihan investasi yang dapat diandalkan.

Handayani juga mengimbau, agar masyarakat bijak sehingga tidak terburu-buru untuk memilih instrumen investasi yang bersifat high risk high return yang tidak dijamin oleh negara karena memiliki risiko yang relatif tinggi.

“Maka pengelolaan keuangan menjadi penting, termasuk pemahaman tentang alokasinya. Saya sampaikan bahwa mengelola aset itu tidak perlu jadi kaya raya dulu, jadi yang perlu kita lakukan adalah memastikan ketika kita memiliki penghasilan dari gaji, disiplin melakukan alokasi,” terang Handayani.

Setelah rutin melakukan financial check up dan dana darurat sudah mencukupi, menurutnya selanjutnya harus ditindaklanjuti dengan alokasi untuk perencanaan yang lebih panjang lagi. Untuk nasabah BRI, bahkan perseroan sudah memiliki instrumen yang mumpuni.

BRI memiliki super Apps BRImo yang memungkinkan kita membuat keputusan untuk mengubah pola perencanaan keuangan. Mengalihkannya dari instrument sat uke instrument keuangan lainnya, misalnya dari tabungan ke instrumen lain, atau sebaliknya. Maka itu bisa dilakukan kapan saja melalui aplikasi Super Apps BRImo. Jadi dengan adanya BRImo ini semuanya menjadi lebih gampang,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Jabbar Bahring

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

London Kota Tersiap Trading Crypto

Senin, 6 Februari 2023 | 13:26 WIB

82 Persen Milioner Tertarik Investasi Kripto

Rabu, 1 Februari 2023 | 00:34 WIB

Tiga Game Kripto untuk Menghasilkan Uang, Ayo Mainkan?

Kamis, 15 Desember 2022 | 22:35 WIB

Pi Network Permudah Pioneer Validasi KYC

Selasa, 13 Desember 2022 | 11:25 WIB

Buyback Saham BRI Dinilai Tingkatkan Kinerja Karyawan

Selasa, 11 Oktober 2022 | 19:26 WIB

Harga Kripto LESLARVERSE Melemah

Jumat, 30 September 2022 | 08:31 WIB

Cara Pi Network Menghasilkan Uang Setiap Hari

Kamis, 15 September 2022 | 14:49 WIB

Ciri Saham Aman dan Terbaik

Selasa, 2 Agustus 2022 | 08:30 WIB

Kenali Analisis Saham: Buy, Sell dan Hold

Jumat, 29 Juli 2022 | 09:08 WIB

Tips Anti Rugi Main Trading Saham

Sabtu, 16 Juli 2022 | 19:40 WIB
X