• Selasa, 29 November 2022

Transformasi dari salah ke saleh

- Rabu, 16 Februari 2022 | 23:29 WIB
Imam Shamsi Ali (Beritabulukumba.com)
Imam Shamsi Ali (Beritabulukumba.com)

Hendaknya semua kita belajar berhati lapang dan berkepala dingin.

Apalagi menyangkut sesuatu yang berada di luar kapasitas kita. Khususnya dalam menilai baik atau buruknya seorang hamba Allah.

Semua orang, selama ada iman di hatinya, bahkan yang belum iman tapi masih bernafas, punya kesempatan untuk bertransformasi dalam hidupnya.

Baca Juga: DPP KKB Halal Bihalal Idul Adha Online, Diikuti Bupati Hingga Imam Shamsi Ali

Transformasi atau pergerakan yang kita maksud boleh saja dari posisi “salah” ke posisi “saleh”. Atau sebaliknya dari posisi “saleh” ke posisi “salah”.

Karenanya di saat berada di posisi saleh, jangan angkuh. Ketentuan itu akan jelas dan final di saat menghembuskan nafas terakhir.

Dan di saat berada di posisi salah jangan putus asa. Karena percayalah rahmah dan kasih Allah melampaui segalanya.

Baca Juga: Shamsi Ali Kenakan Passapu Kajang di World Peace Festival 2019

Islam mengajarkan seseorang melakukan kesalahan atau kekhilafan disebut “khotho’” Allah menyikapinya dengan sifatNya yang ‘afuwwun”.

Halaman:

Editor: Jabbar Bahring

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tawaf, Sa’i dan Kehidupan Dunia

Selasa, 12 Juli 2022 | 13:55 WIB

Transformasi dari salah ke saleh

Rabu, 16 Februari 2022 | 23:29 WIB

Faktor Kamala Harris di Pilpres AS

Rabu, 19 Agustus 2020 | 09:17 WIB

Seberapa Besar Anda Percaya Jagoan Anda di Pilkada?

Rabu, 19 Agustus 2020 | 09:06 WIB

Berapa Jumlah Batu Yang Dibutuhkan Sisifus?

Senin, 8 Juni 2020 | 11:42 WIB

Palu Arit di Merah Putih

Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:09 WIB
X