Kejagung Sebut Bharada E Seharusnya Bisa Tolak Perintah Ferdy Sambo

- Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:50 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana (Foto: Twitter Kejaksaan) (Beritabulukumba.com)
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana (Foto: Twitter Kejaksaan) (Beritabulukumba.com)


Jakarta, Beritabulukumba.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan tuntutan 12 tahun penjara yang diberikan terhadap terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E sudah sesuai dan tidak akan direvisi.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung, Fadil Zumhana menyebut Bharada E seharusnya bisa menolak perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Dia (Bharada E) melaksanakan perintah yang salah, ya harus dipidana," ujar Fadil Zumhana kepada wartawan, Jumat (20/1/2023).

Baca Juga: Ngeri, 9 Orang Jadi Korban Pembunuhan Serial Killer

Lebih lanjut Fadil mengatakan tindakan penembakan dinilai sah di mata hukum salah satunya ditujukkan untuk eksekutor terpidana mati. Hal tersebut merujuk pada Pasal 51 KUHP.

Menurut Fadil, eksekutor ini tidak bisa dipidana lantaran menembak terpidana mati sesuai dengan perintah Undang-undang dan tidak melawan hukum.

Sementara, berdasarkan rangkaian peristiwa yang dibuka di persidangan terungkap bahwa ada seseorang yang lebih dulu bisa menolak perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Yosua, yakni Ricky Rizal.

Baca Juga: Long Weekend Hari Raya Imlek Jatuh 22-23 Januari 2023

"Si Eliezer dia diperintah Sambo, yang melawan perintah siapa? Ricky Rizal, 'saya tidak kuat Pak, mentalnya enggak kuat', toh bisa. Seharusnya, RE bisa menolak, karena tidak ada dalam tugas dan kewenangan dia untuk mematikan orang, enggak ada," tukasnya. ***

Editor: Jabbar Bahring

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Turki: PMI Segera Kirim Bantuan

Selasa, 7 Februari 2023 | 16:17 WIB

DPR RI: Pemilu Ditunda Bertentangan UUD 45

Senin, 6 Februari 2023 | 13:35 WIB

Dito Mahendra Melunak, Hadiri Panggilan KPK

Senin, 6 Februari 2023 | 12:44 WIB

Kepasrahan Duloh Serial Killer, Terima Dihukum Mati

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:58 WIB

KPK Surati Ulang Dito Mahendra

Jumat, 3 Februari 2023 | 12:22 WIB

Vonis Kuat Ma’ruf Diputuskan di Hari Valentine

Rabu, 1 Februari 2023 | 00:00 WIB

Jelang Pemilu 2024, Menkeu Minta Investor Tak Khawatir

Minggu, 29 Januari 2023 | 11:01 WIB

Banjir dan Longsor di Manado, 5 Korban Jiwa

Sabtu, 28 Januari 2023 | 18:56 WIB
X