KPK Periksa Lima Saksi Terkait Kasus Dugaan Suap Bambang Kayun

- Senin, 28 November 2022 | 20:46 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat memberikan keterangan pers. (Foto: PMJ News/Instagram @fficial KPK). (Beritabulukumba.com)
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat memberikan keterangan pers. (Foto: PMJ News/Instagram @fficial KPK). (Beritabulukumba.com)

Jakarta, Beritabulukumba.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa lima orang saksi terkait kasus dugaan suap AKBP Bambang Kayun. Mereka diperiksa di Polda Kalimantan Barat.

Adapun para saksi yang diperiksa di antaranya Mukaffi Jemi Naratama pegawai PT Aria Citra Mulia periode 2014-2021, Yayanti selaku swasta, Masnen Gustian dan Neshawaty Arsjad selalu advokat, serta Dewi Ariati selaku ibu rumah tangga.

"Kelima saksi hadir semua untuk menemui tim penyidik. Pemeriksaan dilakukan di Aula Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Kalimantan Barat," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (28/11/2022).

Baca Juga: Tak Sekadar Bumbu Masakan, Ini Manfaat Lada Hitam

Menurut Ali, para saksi dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait suap pemalsuan surat hak waris PT Aria Citra Mulia. Dia menyebut keterangan saksi akan digunakan sebagai materi pendalaman.

"Tim penyidik akan menggunakan keterangan para saksi untuk mengkaji kasus suap tersebut," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan AKBP Bambang Kayun sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pemalsuan surat perebutan ahli waris.

Baca Juga: Cara Mengganti Tema GB WhatsApp dengan Foto Sendiri

Menanggapi penetapan ini, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan sebelumnya Dittipidkor Bareskrim Polri sempat mengusut dugaan suap dan gratifikasi AKBP Bambang Kayun. Kini kasus tersebut telah dilimpahkan ke KPK.

“Untuk perkara dimaksud, Tipidkor juga sedang tangani kasusnya. Perkembangan akhir, antara Tipidkor dan KPK sedang koordinasi hingga saat ini dalam rangka pelimpahan penanganannya,” ungkap Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/11/2022) lalu.

Editor: Jabbar Bahring

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Turki: PMI Segera Kirim Bantuan

Selasa, 7 Februari 2023 | 16:17 WIB

DPR RI: Pemilu Ditunda Bertentangan UUD 45

Senin, 6 Februari 2023 | 13:35 WIB

Dito Mahendra Melunak, Hadiri Panggilan KPK

Senin, 6 Februari 2023 | 12:44 WIB

Kepasrahan Duloh Serial Killer, Terima Dihukum Mati

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:58 WIB

KPK Surati Ulang Dito Mahendra

Jumat, 3 Februari 2023 | 12:22 WIB

Vonis Kuat Ma’ruf Diputuskan di Hari Valentine

Rabu, 1 Februari 2023 | 00:00 WIB

Jelang Pemilu 2024, Menkeu Minta Investor Tak Khawatir

Minggu, 29 Januari 2023 | 11:01 WIB

Banjir dan Longsor di Manado, 5 Korban Jiwa

Sabtu, 28 Januari 2023 | 18:56 WIB
X