• Rabu, 7 Desember 2022

Catat! Berlaku Hari Senin Kemarin, Ini Enam Poin Aturan Terbaru Naik Pesawat

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:02 WIB
Bandara Sultan Hasanuddin Kembali Beroperasi 24 Jam Pesawat Garuda Indonesia saat landing di Bandara Sultan Hassanudin Makassar. (Foto: Dok. Net/PMJ News) (Beritabulukumba.com)
Bandara Sultan Hasanuddin Kembali Beroperasi 24 Jam Pesawat Garuda Indonesia saat landing di Bandara Sultan Hassanudin Makassar. (Foto: Dok. Net/PMJ News) (Beritabulukumba.com)

BERITABULUKUMBA.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali merilis ketentuan terbarunya yang mulai akan diberlakukan Senin, 29 Agustus 2022.

Ketentuan itu terkait pembaruan inform
asi tentang syarat naik pesawat muncul dari waktu ke waktu selama Pandemi Covid-19.

Dilihat dari situs webnya, Selasa (30/8/2022), aturan baru ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Nomor 82 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang diteken pada 26 Agustus 2022.

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di Pra Piala Asia U-20 2023

SE Kemenhub ini menindaklanjuti Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nomor 24 Tahun 2022.

Mengacu pada SE tersebut, calon penumpang pesawat tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR maupun antigen. Alih-alih, mereka wajib mendapat vaksin booster sebagai syarat naik pesawat.

Di samping itu, setiap penumpang pesawat wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan mengikuti aturan berikut:

Baca Juga: Tekuk Persib, PSM Satu-satunya Tim Belum Terkalahkan di BRI Liga 1

1. Penumpang Berusia 18 tahun ke Atas. Penumpang dalam kategori ini wajib sudah menerima vaksin dosis ketiga (booster).
2. WNA berusia 18 tahun dan berasal dari Perjalanan Luar Negeri wajib mendapatkan vaksin kedua.
3. Penumpang berusia 6--17 tahun wajib sudah divaksin dosis kedua.
4. Usia 6-17 Tahun dari Perjalanan Luar Negeri dikecualikan dari kewajiban vaksinasi.
5. Penumpang berumur di bawah 6 tahun tidak wajib booster. Namun, mereka wajib didampingi wali yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19.
6. Komorbid atau belum divaksin karena kesehatan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau antigen. Tapi, penumpang dalam kategori ini diharuskan melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Halaman:

Editor: Lenni Lesviani

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Breaking News: Gempa M6,2 Guncang Jember Jatim

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:23 WIB

Gunung Semeru Meletus, BNPB: Tak Berpotensi Tsunami

Senin, 5 Desember 2022 | 20:48 WIB

Pinjol Peneror Digerebek, Berkedok Koperasi

Senin, 5 Desember 2022 | 11:02 WIB

Korban Jiwa Gempa Cianjur Mencapai 334 Orang

Minggu, 4 Desember 2022 | 12:12 WIB

Viral, Video Vanilla vs Mango di Facebook

Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:58 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pemilu 2024 Tak Bisa Mundur

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:46 WIB

Bareskrim Gelar Perkara Ismail Bolong

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:57 WIB

Bareskrim Periksa Istri dan Anak Ismail Bolong

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:40 WIB

172 Obat Sirup dapat Izin Terbaru BPOM

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:55 WIB

Cuaca Buruk, Tembok Roboh Timpa 4 Mobil di Bintaro

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:11 WIB

Polwan Polda Metro Jaya Ikut Turun di Gempa Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 15:55 WIB

KSAL Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 20:49 WIB
X