• Sabtu, 10 Desember 2022

Jokowi Terima Delegasi IMF

- Senin, 18 Juli 2022 | 22:44 WIB
Presiden Jokowi menerima kunjungan delegasi IMF, Minggu (17/07/2022), di Istana Kepresidenan Bogor., Jabar. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr) (Beritabulukumba.com)
Presiden Jokowi menerima kunjungan delegasi IMF, Minggu (17/07/2022), di Istana Kepresidenan Bogor., Jabar. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr) (Beritabulukumba.com)

BERITABULUKUMBA.COM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima delegasi Dana Moneter Internasional (IMF) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/07/2022).

Delegasi yang hadir yaitu Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Krishna Srinivasan, dan Representatif Senior IMF untuk Indonesia James Walsh.

Saat memberikan keterangan seusai mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah hal kepada IMF mengenai situasi perekonomian di Indonesia.

Baca Juga: Kapolri Nonaktifkan Ferdy Sambo, Kadiv Propam Dijabat Wakapolri

“Ekonomi Indonesia relatif sedang baik di mana inflasi sekitar 4,2 persen, pertumbuhan 5,01 persen. Kemudian juga dalam situasi lain Indonesia, ekonomi dibanding negara lain kita punya debt to GDP ratio sekitar 42 persen, beberapa negara itu mencapai 100 persen. Kemudian defisit masih sekitar 4 persen dan current account 0,5 persen dan balance of trade kita 26 bulan positif terus, dan Indonesia punya foreign reserve sebesar 135 miliar Dolar AS,” ujar Menko Perekonomian.

Airlangga menjelaskan bahwa situasi perekonomian di Indonesia relatif baik dengan potensi resesi lebih kecil jika dibandingkan negara lain yaitu sekitar 3 persen.

Meski demikian, pemerintah berharap IMF akan terus mendukung dan memberikan narasi positif terhadap perekonomian Indonesia terutama dalam menghadapi krisis global.

Baca Juga: Innalillah! Rem Blong Truk Pertamina Tewaskan 10 Orang di Cibubur

“Kita sangat mengkhawatirkan dengan kondisi inflasi yang naik di berbagai negara. Tingkat suku bunga akan masuk rezim baru yaitu kenaikan tingkat suku bunga global dan tentu sangat mempengaruhi terhadap investasi yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Jabbar Bahring

Sumber: Setkab RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Sukabumi M 5.8 Terasa di Jakarta

Kamis, 8 Desember 2022 | 08:13 WIB

Breaking News: Gempa M6,2 Guncang Jember Jatim

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:23 WIB

Gunung Semeru Meletus, BNPB: Tak Berpotensi Tsunami

Senin, 5 Desember 2022 | 20:48 WIB

Pinjol Peneror Digerebek, Berkedok Koperasi

Senin, 5 Desember 2022 | 11:02 WIB

Korban Jiwa Gempa Cianjur Mencapai 334 Orang

Minggu, 4 Desember 2022 | 12:12 WIB

Viral, Video Vanilla vs Mango di Facebook

Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:58 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pemilu 2024 Tak Bisa Mundur

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:46 WIB

Bareskrim Gelar Perkara Ismail Bolong

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:57 WIB

Bareskrim Periksa Istri dan Anak Ismail Bolong

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:40 WIB

172 Obat Sirup dapat Izin Terbaru BPOM

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:55 WIB

Cuaca Buruk, Tembok Roboh Timpa 4 Mobil di Bintaro

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:11 WIB

Polwan Polda Metro Jaya Ikut Turun di Gempa Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 15:55 WIB
X