• Rabu, 17 Agustus 2022

PPATK Blokir 60 Rekening ACT, Transaksi Tembus Rp1 Triliun

- Rabu, 6 Juli 2022 | 18:07 WIB
Kemensos cabut izin Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) (Foto: act.id)
Kemensos cabut izin Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) (Foto: act.id)

BERITABULUKUMBA.COM - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir sementara transaksi 60 rekening atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Pemblokiran tersebut terhitung mulai hari ini, Rabu (6/7/2022).

"Per hari ini, PPATK menghentikan sementara transaksi atas 60 rekening atas nama entitas yayasan tadi di 33 penyedia jasa keuangan. Jadi ada di 33 penyedia jasa keuangan sudah kami hentikan," ungkap Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kepada wartawan dikutip Beritabulukumba.com dari PMJNEWS.

Baca Juga: Beri Efek Jera, Kemensos Resmi Cabut Izin Pengumpulan Uang dan Barang ACT

Menurut Ivan, PPATK telah melakukan analisis terkait Yayasan ACT sejak 2018-2019 sesuai kewenangan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 50 Tahun 2011.

Aktivitas dana masuk dan dana keluar nilainya mencapai triliunan per tahun.

"Jadi dana masuk dana keluar per tahun itu perputarannya sekitar Rp1 triliun, jadi bisa dibayangkan itu memang banyak," jelasnya.

Baca Juga: Densus 88 Selidiki Dugaan Dana ACT untuk Kegiatan Teroris

Ivan mengatakan, pihaknya menduga aliran dana yang telah dihimpun ke rekening ACT tidak langsung disumbangkan. Melainkan, dikelola secara bisnis dan berputar hingga memunculkan keuntungan.

Halaman:

Editor: Jabbar Bahring

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tangkap Delapan Pengelola Judi Online

Selasa, 16 Agustus 2022 | 07:59 WIB

Presiden Jokowi Minta Kasus Brigadir J Diusut Tuntas

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:10 WIB

Hari ke-6, 13 Parpol Mendaftar Peserta Pemilu 2024

Minggu, 7 Agustus 2022 | 07:49 WIB
X