• Kamis, 7 Juli 2022

Investasi Bodong, Bareskrim Polri Terima Laporan 12 Korban Penipuan

- Selasa, 21 Juni 2022 | 15:29 WIB
Investasi Bodong. (Foto: Dok Net/ Ilustrasi/PMJ News) (Beritabulukumba.com).
Investasi Bodong. (Foto: Dok Net/ Ilustrasi/PMJ News) (Beritabulukumba.com).

BERITABULUKUMBA.COM - Investasi merupakan kegiatan menanamkan modal yang ditarik dalam waktu tertentu dengan nilai yang besar.

Dalam investasi, investor tentu mengharapkan nilai aset dapat meningkat seiring waktu, namun juga perlu berhati-hati terhadap investasi illegal atau bodong.

Laporan 12 orang yang jadi korban dugaan investasi bodong diterima Bareskrim Polri.

Baca Juga: Ontel Pustaka dan Pangan Kahayya Lolos Pemuda Pelopor Tingkat Nasional

Kepolisian menerima laporan penipuan melalui obligasi dengan total kerugian diduga mencapai Rp 52 miliar.

“Kerugian dari pada 12 para korban kurang lebih Rp 52 miliar," kata kuasa hukum 12 korban dari LQ Indonesia Law Firm, Saddan Sitorus di gedung Bareskrim Polri, Senin (20/6) malam.

Pihak terlapor dari kasus ini yaitu beberapa orang dari UOB Kay Hian Sekuritas, dengan Yacinta Fabiana Tjang selaku Direktur Utama (Dirut), Ahmad Fadjar Siata selaku Direktur PT UOB Kay Hian Sekuritas, dan Wee Ee Chao selaku Komisaris Utama PT UOB Kay Hian Sekuritas.

Baca Juga: Viral! MSM Ditangkap, Bawa Kabur Uang Milik Perusahaan di Raya Serang

Saddan menjelaskan, awal mula kasus tersebut dimulai ketika pihak UOB Kay Hian Sekuritas menawarkan produk dalam bentuk kupon obligasi.

Halaman:

Editor: Lenni Lesviani

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Tunjuk Tito jadi Menpan RB Sementara

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:22 WIB

Babak Baru Kasus Investasi Bodong Quotex

Senin, 4 Juli 2022 | 13:36 WIB

Dikeroyok, Artis Claudio Martinez Lapor Polisi

Senin, 4 Juli 2022 | 13:31 WIB

Tertahan di Imigrasi Saudi, 46 WNI Batal Berhaji

Minggu, 3 Juli 2022 | 10:10 WIB

Tata Cara dan Niat Sholat Idul Adha 2022

Minggu, 3 Juli 2022 | 02:35 WIB
X