• Senin, 5 Desember 2022

Jurnalis Jeneponto Dilapor Wabup ke Polisi, Ini Kata Pemrednya

- Senin, 4 Januari 2021 | 06:53 WIB
image_750x_5ff1c138829b5
image_750x_5ff1c138829b5

MAKASSAR - Pemimpin Redaksi Kabar.News, Azis Kuba, menyesalkan langkah Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir yang melaporkan anggotanya ke pihak berwajib.

Paris Yasir melaporkan jurnalis kabar.news yang bertugas di Jeneponto, Akbar Razak ke Polres Jeneponto, Sabtu (2/2/2021), atas dugaan penyebaran berita bohong (hoaks) di grup diskusi media sosial Facebook, Surat (Suara Rakyat Turatea).

Pihak Kabar.News telah memberikan ruang hak jawab dan koreksi sebagai mana diatur Dewan Pers dalam pedoman media siber dan Undang Umdamg Pers.

[irp]

"Berita klarifikasinya kan sudah diterbitkan. Artinya, pak wakil bupati sudah meluruskan, menjernihkan informasi yang dimaksud keliru itu. Pak Paris Yasir sudah menggunakan Hak Jawabnya dan Hak Koreksinya. Kami juga sudah meminta maaf atas kekeliruan tersebut di dalam berita sesuai Pedoman Media Siber," kata Azis di Makassar, Minggu (3/1/2021).

Berita klarifikasi itu ditayangkan atas permintaan Paris Yasir melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Jeneponto, Mustaufiq.

"Humas dihubungi langsung oleh Pak Wabup untuk meminta klarifikasi atas berita itu dan Kabag Humas kemudian menghubungi langsung Akbar untuk memuat berita klarifikasinya," kata Azis.

[irp]



Dia menjelaskan, untuk melaporkan jurnalis terkait adanya berita yang keliru, ada mekanismenya yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40/1999 Tentang Pers. Selain itu, sebenarnya masih ada ruang dialogis untuk meluruskan duduk persoalan.

Dia juga mengganggap keliru bila melaporkan Akbar Razak dengan dugaan membuat dan menyebarkan berita bohong atau hoaks di Polres Jeneponto. Sebab, berita yang dimuat dan disebarkan di grup diskusi Facebook berdasarkan fakta dari narasumber yang berada di lokasi peristiwa.

"Kami juga anggap keliru bila melaporkan berita tersebut sebagai informasi hoaks, sebab wartawan kami menuliskan sesuai pernyataan dan kondisi di tempat kejadian. Narasumber dalam berita tersebut juga bersedia bersaksi bila diperlukan," tegas dia.

[irp]

Pihaknya juga meminta Polres Jeneponto untuk tidak menindak lanjuti pelaporan ini karena murni produk jurnalistik dan harus diselesaikan lewat sengketa pers jika pihak pelapor menganggap masalah ini perlu dilanjutkan.

"Sesuai UU Pers, polisi harus melakukan mediasi antara Terlapor dan Pelapor yang merasa dirugikan oleh pemberitan ini. Pak Paris bisa menuntut hak jawab atau hak koreksi atau mengadukannya ke Dewan Pers untuk diperiksa dan diselesaikan oleh Dewan Pers," katanya.

AJI Makassar Turut Prihatin
Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Nurdin Amir turut prihatin atas kasus tersebut.

Seharusnya kata Dia, polisi terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan dewan pers terkait laporan pidana menyangkut pemberitaan.

[irp]



Hal itu katanya sesuai MoU dewan pers dan polisi.

"Polisi tidak paham kalau ada laporan terkait dugaan tindak pidana berkaitan dengan pemberitaan, pers itu yang seharusnya diselesaikan lebih dahulu dengan melalui UU pers, baru menerapkan UU lain, itu yang paling utama sebenarnya," ungkap Nurdin

"Kalau ada polisi menerima laporan pengaduan terkait pemberitaan dia harus dulu konsultasikan dengan dewan pers tidak bisa diproses yang begitu, itu yang polisi harus pahami," sambungnya.

[irp]

Laporan Paris Yasir ke Polisi tertuang dalam Tanda Bukti Laporan (TBL) Nomor: 01/1/2021/SPKT JPT. Dalam TBL tercatat pelapor adalah Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris dan terlapor yakni Akbar Razak. Laporan tersebut dilayangkan pada Sabtu kemarin.

"Telah terjadi tindak pidana membuat/menyebarkan berita bohong (hoaks) yang dilakukan Terlapor dengan cara menulis dan memfosting berita dengan judul "Tidak Terima Lurah di Copot, Warga Sandera Wakil Bupati Jeneponto" melalui media sosial Facebook pada group SURAT (Suara Rakyat Turatea)." bunyi laporan tersebut. ***

Sumber: Kabar.news

[irp]

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Korban Jiwa Gempa Cianjur Mencapai 334 Orang

Minggu, 4 Desember 2022 | 12:12 WIB

Viral, Video Vanilla vs Mango di Facebook

Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:58 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pemilu 2024 Tak Bisa Mundur

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:46 WIB

Bareskrim Gelar Perkara Ismail Bolong

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:57 WIB

Bareskrim Periksa Istri dan Anak Ismail Bolong

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:40 WIB

172 Obat Sirup dapat Izin Terbaru BPOM

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:55 WIB

Cuaca Buruk, Tembok Roboh Timpa 4 Mobil di Bintaro

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:11 WIB

Polwan Polda Metro Jaya Ikut Turun di Gempa Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 15:55 WIB

KSAL Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 20:49 WIB

Kasus Miras Minuman Rasul, Sule Dilapor Polisi

Kamis, 24 November 2022 | 10:04 WIB

Basarnas Cari 151 Korban Hilang Gempa Cianjur

Rabu, 23 November 2022 | 13:22 WIB
X