Klarifikasi RSUD Sulthan Dg Radja Soal Kasus Bayi Meninggal Dalam Kandungan

- Senin, 14 Oktober 2019 | 20:39 WIB
20191014_205713
20191014_205713


BERITABULUKUMBA.COM -- Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Dg Radja, Bulukumba angkat bicara terkait kasus bayi meninggal dalam kandungan yang diduga tak ditangani dokter RSUD.





Melalui klarifikasi yang dikirimkan bagian Humas RSUD, kepada Beritabulukumba.com, Senin (14/10/2019) mengatakan begitu menerima laporan terkait kasus tersebut langsung melakukan penelusuran.





Setelah melakukan telusur kasus, dokter pihak RS menyatakan kronologinya seperti berikut.





Pasien masuk RS datang sendiri tanpa dirujuk, dengan diagnosa preeklamsia berat dan gawat janin dengan kehamilan yg belum aterm.

Penanganan sudah dilakukan mulai dari protap Preeklamsia pada ibu dan protap preterm pada janin sesuai instruksi dokter obgin untuk menstabilkan kondisi ibu yang sempat mengalami penurunan kesadaran di rumah.





Tepat jam 02.00 Wita, Senin Dinihari, tiba-tiba perdarahan hebat dan dari hasil USG dokter obgin didapatkan kondisi plasenta ada di leher rahim (plasenta previa totalis), karena kondisi tersebut maka dokter menganjurkan untuk dirujuk ke RS terdekat.

Halaman:

Editor: Arnas Amdas

Tags

Terkini

Jokowi Tunjuk Tito jadi Menpan RB Sementara

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:22 WIB

Babak Baru Kasus Investasi Bodong Quotex

Senin, 4 Juli 2022 | 13:36 WIB

Dikeroyok, Artis Claudio Martinez Lapor Polisi

Senin, 4 Juli 2022 | 13:31 WIB

Tertahan di Imigrasi Saudi, 46 WNI Batal Berhaji

Minggu, 3 Juli 2022 | 10:10 WIB

Tata Cara dan Niat Sholat Idul Adha 2022

Minggu, 3 Juli 2022 | 02:35 WIB
X