Kasus Bayi Meninggal: Bupati Geram, Perintahkan Dirut dan Dewas RSUD Diaudit

- Senin, 14 Oktober 2019 | 16:40 WIB
16-22-02-IMG_4538-700x350
16-22-02-IMG_4538-700x350


BERITABULUKUMBA.COM -- Kasus kematian bayi dalam kandungan yang diduga tak mendapatkan penanganan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Dg Radja membuat Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali geram sekaligus prihatin.





Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, dirinya menyampaikan permohonan maaf atas insiden penelantaran pesien yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Daeng Radja hingga mengakibatkan bayi dalam kandungan meninggal dunia.





AM Sukri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Sultan Daeng Radja, dr Abdurrajab serta seluruh Dewan Pengawas (Dewas) yang selama ini bertanggungjawab dan diamanahkan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan.





"Saya sudah menegur keras Direktur karena ini kesalahan yang berulang. Termasuk dewas akan kita evaluasi dan audit karena ini sudah sangat fatal," tegasnya, Senin, 14 Oktober 2019.





Bupati dua periode ini mengaku telah memerintahkan untuk dilakukan audit dan evaluasi. Kejadian ini menurutnya akan acuan pembatalan dr Abdurrajab sebagai Direktur defenitif. Pasalnya ini dianggap bukan kali pertama terjadi, melainkan telah banyak persoalan yang terjadi dirumah sakit milik pemerintah itu.

Halaman:

Editor: Arnas Amdas

Tags

Terkini

Jokowi Tunjuk Tito jadi Menpan RB Sementara

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:22 WIB

Babak Baru Kasus Investasi Bodong Quotex

Senin, 4 Juli 2022 | 13:36 WIB

Dikeroyok, Artis Claudio Martinez Lapor Polisi

Senin, 4 Juli 2022 | 13:31 WIB

Tertahan di Imigrasi Saudi, 46 WNI Batal Berhaji

Minggu, 3 Juli 2022 | 10:10 WIB

Tata Cara dan Niat Sholat Idul Adha 2022

Minggu, 3 Juli 2022 | 02:35 WIB
X