• Senin, 26 September 2022

Waduh! gara-gara hasil quick count, saham MNC dan VIVA Grup anjlok

- Kamis, 10 Juli 2014 | 21:40 WIB
JAKARTA,BB - Kehebohan hasil perhitungan cepat (quick count) untuk Pilpres 2014 belum usai. Kini saham-saham milik perusahaan MNC Group dan VIVA dilaporkan anjlok pasca Pilpres.

Saham-saham tersebut turun lantaran media dari kedua grup itu menyiarkan hasil hitung cepat (quick count) yang memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa. Pergerakan turun terlihat pada saham PT Visi Media Asia (VIVA) milik Grup Bakrie yang menaungi TV One dan saham PT Media Nusantara Citra (MNCN) milik Hari Tanoesoedibjo yang membawahi Global TV, MNC TV, dan RCTI.

Kondisi ini berkebalikan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melaju kencang pasca-pilpres hari ini, Kamis 10 Juli 2014. Diberitakan kompas.com, saham VIVA longsor sebesar 4,85 persen di posisi Rp 255 per saham pada pukul 11.45. Pada saat yang sama, saham MNCN juga terkoreksi lebih dari 4 persen, tepatnya sebesar 4,21 persen menjadi Rp 2.615 per saham.

Kondisi yang sebaliknya justru terjadi pada saham PT Surya Citra Media Tbk yang membawahkan stasiun televisi SCTV. Emiten berkode SCMA ini pada waktu yang sama telah menguat sebesar 3,34 persen menjadi Rp 3.715 per saham. Head of Research Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menyatakan, bisnis media adalah bisnis kepercayaan. Jika sebuah media menayangkan informasi yang tidak benar, hal itu akan memengaruhi kelanjutan bisnis dan pendapatan perusahaan.

"Turunnya saham VIVA dan MNCN, bagaimanapun, sangat berkaitan dengan hasil quick count yang dinilai tidak benar, yang memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa. Investor paham, itu tidak benar, sehingga mereka memilih melepas saham dua emiten itu," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis 10 Juli 2014.

Dia menyebutkan, kemungkinan saham VIVA untuk kembali menguat sangat kecil dalam waktu dekat ini. Sementara itu, potensi saham MNCN untuk rebound bisa terjadi lebih cepat karena share emiten ini di pasar tidak terlalu banyak. Sebagaimana diketahui, TV One, MNC TV, Global TV, dan RCTI menayangkan hasil quick count yang memenangkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Hasil tersebut berkebalikan dengan hasil hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei yang lebih kredibel.

Setidaknya, ada empat lembaga survei yang memenangkan pasangan Prabowo-Hatta dalam quick count Pilpres 2014 yang digelar hari ini. Lembaga-lembaga itu adalah Puskaptis, Indonesia Research Center, Lembaga Survei Nasional, dan Jaringan Suara Indonesia. Sementara itu, ada tujuh lembaga survei yang memenangkan Jokowi-JK, yaitu Populi Center, CSIS, Litbang Kompas, Indikator Politik Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia, RRI, dan Saiful Mujani Research Center.

sumber: kompas.com

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Kejagung Target Berkas Ferdy Sambo Rampung Pekan Ini

Senin, 26 September 2022 | 17:39 WIB

Wantimpres Sidarto Minta Film G30S/PKI Tak Tayang Lagi

Senin, 26 September 2022 | 13:05 WIB

LPSK Nilai Putri Sambo Tak Bisa Diajak Komunikasi

Senin, 26 September 2022 | 13:05 WIB

Jokowi: Startup Indonesia Masuk 6 Besar Dunia

Senin, 26 September 2022 | 12:03 WIB

Sang Wanita Emas Akhirnya Dijemput Paksa Kejaksaan Agung

Jumat, 23 September 2022 | 06:54 WIB

Ini Biodata Sudrajad Dimyati, Hakim Agung Kena OTT KPK

Jumat, 23 September 2022 | 06:45 WIB

OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Tangkap Hakim Agung MA

Jumat, 23 September 2022 | 06:27 WIB

Mahfud MD: Hacker Bjorka Ngak Ada Apa-apanya

Kamis, 22 September 2022 | 09:45 WIB

Dokumen Pemecatan Ferdy Sambo Segera Rampung

Kamis, 22 September 2022 | 09:00 WIB

Waspada! 35 Titik Rawan Bencana di Tangerang Selatan

Kamis, 22 September 2022 | 08:50 WIB

Buru Hacker Bjorka, Polri Siap Kerjasama Pihak Asing

Rabu, 21 September 2022 | 14:41 WIB

Edarkan Obat Keras, Pemuda Ini Diciduk

Selasa, 20 September 2022 | 04:17 WIB
X