• Sabtu, 1 Oktober 2022

Menag Komitmen Tegakkan Hak Asasi Manusia

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:19 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Dokumentasi Kementerian Agama/PMJ News) (Beritabulukumba.com)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Dokumentasi Kementerian Agama/PMJ News) (Beritabulukumba.com)

BERITABULUKUMBA.COM - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berkomitmen menegakkan Hak Asasi Manusia (HAM) dan siap membawa insitusinya bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak terkait.

Kementerian Agama mengikuti peluncuran Laporan Tahunan Komnas HAM di Jakarta, Jumat (12/8/2022) yang dihelat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM RI).

Staf Ahli Menag Bidang Hukum dan HAM Abu Rokhmad dikutip Beritabulukumba.com dari laman PMJ News melansir Kementerian Agama, Jumat (12/8/2022) menjelaskan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada 127 Tokoh Berjasa di Istana Negara

“Kami di Kementerian Agama berkomitmen dan siap untuk bersinergi dengan semua pihak, khususnya Komnas HAM RI dan Kementerian dan Lembaga lainnya, pemajuan dan penegakan HAM,” ujarnya.

Ketua Komnas HAM RI, Ahmad Taufan Damanik menyebutkan, banyak pengaduan masyarakat yang dilaporkan kepada Komnas HAM RI. Terdapat 2.729 aduan yang disampaikan ke kantor pusat Komnas HAM RI, ada 367 aduan yang disampaikan melalui kantor perwakilan daerah Komnas HAM RI.

Ada beberapa isu yang menjadi konsen utama Komnas HAM. Pertama, pelanggaran HAM dalam konflik agrarian. Kedua, pelanggaran HAM yang berat. Ketiga, kebebasan berpendapat, berekspresi dan berserikat. Keempat, intoleransi dan ekstrimisme dengan kekerasan. Kelima, akses atas keadilan. Dan keenam, kekerasan aparat negara dan kelompok masyarakat.

Baca Juga: Juara Piala AFF, Timnas U-16 Beri Kado HUT Spesial Kemerdekaan di 2022

Terkait hal tersebut, Abu Rokhmad mengatakan bahwa ada dua isu yang berdekatan dan merupakan konsen dari Kementerian Agama, yaitu isu kebebasan berpendapat, berekspresi dan berserikat, khususnya dalam hal beragama dan berkeyakinan, dan isu intoleransi dan ekstrimisme dengan kekerasan.

Halaman:

Editor: Lenni Lesviani

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemendag Ungkap DMO Minyak Sawit Tetap Diberlakukan

Rabu, 21 September 2022 | 14:51 WIB

Polri Sebut Tersangka Kasus Bjorka Masih Bisa Bertambah

Selasa, 20 September 2022 | 15:24 WIB

Menteri Sandiaga Uno Apresiasi Festival Pinisi Bulukumba

Jumat, 16 September 2022 | 11:26 WIB

Rasuna Said Tema Doodle Google

Rabu, 14 September 2022 | 05:16 WIB
X