• Sabtu, 1 Oktober 2022

Ferdy Sambo Jadi Tersangka Pembunuhan, Kapolri Lulus Ujian Terberat

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:36 WIB
Ketua Setara Institute, Hendardi. (Foto: PMJ News) (Beritabulukumba.com)
Ketua Setara Institute, Hendardi. (Foto: PMJ News) (Beritabulukumba.com)

BERITABULUKUMBA.COM - Penetapan Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J oleh Tim Khusus yang dibentuk Kapolri telah membuktikan bahwa diplomasi kejujuran, transparansi dan kinerja berbasis data.

Hal ini telah mengantarkan pada kesimpulan dan fakta dengan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi pembunuhan atas Brigadir J yang melibatkan Ferdi Sambo.

Ketua Setara Institute, Hendardi menjelaskan pada awalnya Polri sempat terkesan sangat berhati-hati, karena peristiwa tersebut menyangkut perwira tinggi Polri yang juga berprestasi dan adanya suatu upaya menghalangi proses penegakan hukum (obstruction of justice).

Baca Juga: Diduga Otak Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Resmi Tersangka

“Belum lagi semburan informasi menyangkut kasus ini yang sangat massif membuat proses penyidikan sempat terhambat. Di tengah menurunnya kepercayaan publik pada institusi Polri, kasus ini sungguh menjadi ujian terberat bagi Kapolri, meskipun akhirnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo lulus dari ujian tersebut,” terang Hendardi, kepada awak media, Selasa (10/8/2022).

Menurutnya, pengungkapan keterlibatan Ferdy Sambo dalam peristiwa pembunuhan ini menjadi pembelajaran sangat penting bahwa oleh faktor-faktor tertentu, anggota Polri dan juga penegak hukum lainnya, dapat saja terlibat suatu perbuatan yang melanggar hukum.

“Dalam sebuah korps, naughty cop dan clean cop akan selalu ada. Tetapi, sebagai sebagai sebuah instrumen penegakan hukum, institusi Polri tetap harus menjalankan tugas legal dan konstitusionalnya menegakan keadilan. Polri harus diawasi dan dikritik tetapi sebagai sebuah mekanisme tentu harus dipercaya,” tuturnya.

Baca Juga: Segera Hentikan, Ini Empat Dampak Buruk Minum Teh Saat Perut Kosong

Hendardi melanjut, langkah maju Polri dalam penanganan kasus ini telah memutus berbagai spekulasi dan politisasi yang mengaitkan peristiwa ini dengan banyak hal di luar isu pembunuhan itu sendiri.

Halaman:

Editor: Jabbar Bahring

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemendag Ungkap DMO Minyak Sawit Tetap Diberlakukan

Rabu, 21 September 2022 | 14:51 WIB

Polri Sebut Tersangka Kasus Bjorka Masih Bisa Bertambah

Selasa, 20 September 2022 | 15:24 WIB

Menteri Sandiaga Uno Apresiasi Festival Pinisi Bulukumba

Jumat, 16 September 2022 | 11:26 WIB

Rasuna Said Tema Doodle Google

Rabu, 14 September 2022 | 05:16 WIB
X