• Kamis, 11 Agustus 2022

Peringati Hari Gizi Nasional, ASW Gelar Aksi Sosial Peduli Ibu Hamil

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 13:53 WIB
Legislator Bulukumba Andi Soraya Widyasari (ASW) melakukan kunjungan dan pemberian paket bantuan pemenuhan gizi kepada ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), di Kantor Desa Taccorong, Sabtu 26 Februari 2022. (Beritabulukumba.com)
Legislator Bulukumba Andi Soraya Widyasari (ASW) melakukan kunjungan dan pemberian paket bantuan pemenuhan gizi kepada ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), di Kantor Desa Taccorong, Sabtu 26 Februari 2022. (Beritabulukumba.com)

Namun sejauh ini Komisi D belum memperoleh data sebagai acuan bagi pihaknya dalam menilai kinerja mitranya.

"Sayangnya kita masih kesulitan menakar bagaimana kinerja Dinas Kesehatan dalam upaya intervensi kasus stunting dan gizi buruk mengingat data tidak available. Ada data yang saya peroleh tapi masih data Kecamatan Ujungbulu, itupun tahun 2021, tidak ada perbandingan dari tahun sebelumnya,” sesalnya.

“Insyaa Allah FPKB akan mengawal dalam mengumpulkan data terkait ini segera,” sambung ASW.

Ketua PDNA Bulukumba, Satnawati dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa PDNA Sebagai Mitra utama Program MADANI yang didukung oleh USAID telah membentuk Forum Peduli KIA yang bekerjasama dengan pemerintah Desa Taccorong dimana pada bulan Februari ini forum yang telah dibentuk yakni Forum DUTA KIA telah melakukan pendataan dan pendampingan kepada Ibu hamil.

Baca Juga: Alhamdulillah, Puluhan Jamaah Umrah Bulukumba Tiba di Madinah

Hasilnya, tercatat 51 orang bumil, dengan berbagai uraian permasalahannya. Ada yang terkedala administrasi kependudukan karena Desa Taccorong merupakan kawasan penduduk imigran, masalah Jaminan Kesehatan, adanya Ibu Hamil Resti (Resiko Tinggi), ibu Hamil KEK , dan calon pendonor pendamping bagi ibu hamil yang tidak lengkap.

"Data terbaru yang di temukan setidaknya ada sekitar 10 Ibu hamil KEK, 1 ibu hamil dengan risiko tinggi dan ada 10 balita yang kondisinya terancam gizi buruk," katanya.

Sementara itu, menyikapi permasalahan tersebut kepala Desa Taccorong, Jamri menyampaikan bahwa pemerintah desa akan mendorong sebuah inovasi yakni dengan mendorong Progam Desa Siap Darah yang mana program ini sebenarnya telah dibentuk sejak tahun 2020 yang lalu melalui program USAID JALIN, Desa Taccorong menjadi piloting Desa Siaga Darah sehingga tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan program ini dalam rangka penyelamatan ibu dan bayi baru lahir.

"Kami selaku Pemerintah Desa berkomitmen dalam upaya peningkatan Kualitas kesehatan masyarakat, namun kami juga meminta bantuan dari berbagai pihak karena Desa Taccorong ini merupakan Desa Pemekaran sehingga program ini
dapat berkelanjutan", tutupnya.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama PKB Bulukumba, Pemerintah Desa Taccorong, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Bulukumba, FORMAP-KIA Bulukumba dan juga menggandeng PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) Bulukumba serta Perempuan Bangsa PKB Bulukumba.

Halaman:

Editor: Jabbar Bahring

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gerak Cepat, Camat Baru Andi Rusmin Benahi Kantor

Rabu, 3 Agustus 2022 | 11:53 WIB

Cari Pemain Berbakat, Bupati Cup 2022 Resmi Dibuka

Selasa, 2 Agustus 2022 | 20:25 WIB

Kominfo Buka Blokir PayPal, Steam hingga Yahoo

Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X