• Selasa, 31 Januari 2023

Waspada, Konsumsi Pisang Terlalu Banyak Bisa Tingkatkan Kadar Gula Darah

- Senin, 11 Juli 2022 | 07:03 WIB
Buah pisang ternyata berbahaya jika dimakan secara berlebihan. (Foto: Ilustrasi/PMJ News) (Beritabulukumbacom.com).
Buah pisang ternyata berbahaya jika dimakan secara berlebihan. (Foto: Ilustrasi/PMJ News) (Beritabulukumbacom.com).

BERITABULUKUMBA.COM - Buah pisang merupakan makanan yang paling banyak diminati setiap harinya, sehingga sebagian orang kurang memperhatikan dampak dari buah tersebut. Buah pisang yang dipercaya menyehatkan pun bisa memberikan efek serupa.

Takukah kamu? Peningkatan kadar gula darah ternyata tidak hanya bisa disebabkan oleh konsumsi makanan bergula tinggi.

Namun, buah pisang sendiri memiliki kandungan karbohidrat dan gula yang tinggi. Dalam satu buah pisang berukuran sedang umumnya mengandung 23 gram karbohidrat, 2,6 gram serat, dan 12 gram gula sederhana.

Baca Juga: Hasil Riset BRIN, Penyaluran KUR BRI Efektif Bantu UMKM Majukan Usaha

Seperti dikutip Beritabulukumba.com dari laman PMJ News. Menurut para ahli kebugaran Nataly Komova seperti dilansir Express, Sabtu (8/7/2022) menjelaskan.

"Pisang adalah buah-buahan sehat dengan banyak kandungan gizi yang bisa menunjang kesehatan secara umum," jelasnya.

Buah pisang. (Foto: Ilustrasi/PMJ News) (Beritabulukumba.com).

Komova menambahkan, konsumsi pisang dalam jumlah besar bisa memicu lonjakan kadar gula darah, khususnya bagi individu yang sensitif terhadap karbohidrat.

Baca Juga: Makna Idul Adha 1443 H, Menkeu: Minta Teladani Sifat Nabi Ibrahim AS

Halaman:

Editor: Lenni Lesviani

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat! Malas Olahraga Turunkan Daya Ingat

Jumat, 27 Januari 2023 | 10:38 WIB

Tips Kesehatan Mental

Rabu, 28 Desember 2022 | 22:58 WIB

Ini Manfaat Berlibur ke Pantai Bagi Kesehatan

Minggu, 11 Desember 2022 | 22:47 WIB

Kotoran Telinga Pengaruhi Tingkat Stres

Minggu, 4 Desember 2022 | 12:15 WIB

Tak Sekadar Bumbu Masakan, Ini Manfaat Lada Hitam

Senin, 28 November 2022 | 10:35 WIB

Studi WHO: Anak Muda Berisiko Tuli Akibat Headphone

Jumat, 18 November 2022 | 10:58 WIB
X