Warga Makassar jadi Korban Penipuan Arisan Bodong, Nilainya Rp10 Miliar

- Kamis, 14 April 2022 | 11:15 WIB
[ILUSTRASI] Uang hasil arisan bodong korban mengalami kerugian sekitar Rp136.000.000 (dok, Salatiga Terkini-Pikiran Rakyat)
[ILUSTRASI] Uang hasil arisan bodong korban mengalami kerugian sekitar Rp136.000.000 (dok, Salatiga Terkini-Pikiran Rakyat)

BERITABULUKUMBA.COM - Penipuan arisan diduga memakam delapan korban di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu terungkap setelah 8 korban Arisan Bodong melapor ke polisi akibat mengalami kerugian sampai Rp10 miliar.

Kuasa hukum dari para korban, Ari Dumais yang membuat laporan polisi itu membeberkan saat ini pihaknya sudah melaporkan terduga pelaku.

Baca Juga: Innalillah, Artis Cantik Prilly Latuconsina Berduka Sang Kakek Kesayangan Meninggal Dunia

Pelaku yang dilaporkan ke polisi yaitu seorang perempuan berinisial SN.

Wanita berusia 27 tahun yang dilaporkan itu, disebut Ari merupakan yang menjalankan penipuan arisan bodong tersebut.

"Jadi kami datang ke Polda Sulsel untuk melaporkan dugaan tindak pidana arisan bodong yang mana pelaku ini kami duga adalah wanita inisial SN telah menipu dengan kerugian semua mencapai Rp10 miliar," jelas Ari kepada wartawan, Kamis (14/4/2022).

Baca Juga: Maria Vania Dikabarkan Muallaf, Billy Syahputra: Ya Doain Aja Ya Guys

Dirinya mengungkapkan, terduga pelaku menjalankan aksinya tersebut dengan modus mengajak para korbannya bergabung menjadi member dan akan diberikan keuntungan di awal sebanyak 10 persen dari setoran arisan yang ia berikan.

Meski begitu, lanjut Ari, kemudian pelaku memberikan iming-iming keuntungan tinggi dari hasil persenan. Keuntungan sempat diberikan hingga tiga kali.

Sehingga banyak member yang sampai memanggil teman atau kerabat untuk bergabung di atas 20 persen itu.

Baca Juga: Guntur Romli Prihatin Ustaz Yusuf Mansur Salah Tafsir surat Al-Baqarah Ayat 261

"Jadi terduga pelaku ini modusnya mengiming-imingi korban dengan keuntungan di awal lebih 10 persen agar memikat hati para member untuk memanggil member lain untuk join," tandasnya. ***

Editor: Jabbar Bahring

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X