Cegah Penipuan, Sejumlah Akun Pi Network Dikembalikan ke KYC Tentatif

Jakarta, Beritabulukumba.com – Sejumlah pengguna Pi Network melaporkan masalah terkait status verifikasi identitas (KYC) mereka.

Para pengguna, yang dikenal sebagai Pionir, mendapati bahwa akun mereka yang sebelumnya telah berhasil lolos proses KYC kini kembali ke status KYC tentatif.

Hal ini mengejutkan banyak Pionir, mengingat mereka sudah melalui prosedur verifikasi yang ketat dan dinyatakan lolos.

Menanggapi situasi ini, salah satu moderator Pi Network, Rohman79, memberikan penjelasan.

Advertisement

“Ada pemantauan yang berkelanjutan oleh sistem algoritma. Ini dapat menyebabkan akun yang sebelumnya telah lulus proses KYC dikembalikan ke status KYC tentatif,” ujarnya.

Penjelasan ini memberikan gambaran bahwa perubahan status tersebut merupakan bagian dari langkah-langkah keamanan yang diterapkan oleh Pi Network.

Core team Pi Network menyadari bahwa perubahan mendadak ini bisa menimbulkan kekhawatiran di kalangan Pionir.

Namun, mereka menegaskan bahwa para Pionir sejati tidak perlu cemas.

Advertisement

Pengguna yang terkena dampak dari perubahan status ini akan diberi kesempatan untuk menjalani pemeriksaan KYC liveness.

Pemeriksaan ini dirancang tidak hanya untuk mengonfirmasi keabsahan pengguna.

Tetapi juga untuk memperkuat sistem dalam mendeteksi dan mencegah aktivitas penipuan.

KYC liveness adalah prosedur tambahan yang memastikan bahwa pengguna yang mengajukan verifikasi adalah individu yang nyata dan tidak melakukan kecurangan.

Advertisement

Proses ini melibatkan verifikasi identitas secara real-time melalui pengenalan wajah dan tindakan lain yang memastikan pengguna adalah orang yang sama seperti yang terdaftar di sistem.

Core team Pi Network menekankan bahwa langkah-langkah ini diambil demi keamanan dan integritas ekosistem Pi Network.

Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem keamanan guna melindungi pengguna dari potensi penipuan.

Mereka ingin memastikan bahwa komunitas Pi Network tetap aman dan terpercaya. ***

Advertisement

*Disclaimer: 
Informasi dalam website ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, bukan saran keuangan atau investasi. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan mereka. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan terkait keuangan Anda.

Komentar