Sudahkah Anda Puasa Syawal 2024 ?, Buruan Akan Segera Berakhir

BERITAINDO.ID– Puasa sunah di bulan Syawal menjadi pelengkap setelah berpuasa sebulan penuh di Bulan Ramadan.

Puasa ini dianjurkan selama 6 hari selama bulan Syawal. Namun demikian, kerap terlupakan hingga bulan Syawal berlalu.

Itu lantaran puasa Syawal tak sama dengan bulan Ramadan. Pada umumnya Puasa Ramadan di Indonesia dilakukan bersamaan dengan umat muslim lainya.

Sehingga amalan puasa Ramadan begitu terasa. Tidak banyak godaan karena hampir seluruh umat muslim yang mayoritas di Indonesia turut melaksanakan puasa.

Advertisement

Berbeda dengan puasa bulan Syawal, karena sifatnya Sunah banyak yang menyepelekan, padahal mereka tidak mengetahui keuntungan dan pahala yang mereka dapatkan jika melaksanakannya.

Bagi muslim yang berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal akan mendapat pahala puasa setahun penuh sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadi sahih berikut ini:

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan lalu ia mengiringi dengan berpuasa selama enam hari di bulan Syawal maka ia seperti berpuasa setahun,” (HR. Muslim).

Penamaan puasa Syawal diambil dari nama bulan pelaksanaannya, yakni Syawal. Syawal berasal dari bahasa Arab yang berarti naik atau meninggi, yang menggambarkan meningkatnya derajat kaum muslimin di mata Allah setelah mendapatkan pengampunan di bulan suci Ramadan.

Advertisement

Meskipun tidak diwajibkan, melaksanakan puasa Syawal adalah sunah yang sangat dianjurkan karena dapat menghapuskan dosa-dosa kecil yang dilakukan setelah Ramadan serta mendapatkan pahala yang besar dari Allah.

Puasa Syawal sendiri, bisa dilakukan berturut-turut di bulan Syawal, bisa juga tidak berturut-turut asalkan masih di bulan Syawal.

Bagi anda yang ingin berpuasa Syawal baiknya bersegera. Melalui situs resmi Kemenag RI, bulan Syawal terhitung sejak 10 April 2024 atau di hari lebaran Idul Fitri kemarin.

Sedangkan 30 Syawal atau berakhirnya bulan Syawal akan jatuh pada tanggal 9 Mei 2024.(**)

Advertisement

 

Sumber: Berita-indo.id

*Disclaimer: 
Informasi dalam website ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, bukan saran keuangan atau investasi. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan mereka. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan terkait keuangan Anda.