Ramadan Penuh Berkah Indosiar, Ada AKSI Asia dan FTV Diperankan Jebolan D’Academy dan LIDA

Advertisement

Jakarta, Beritabulukumba.com – Babak Top 24 ajang pencarian bakat “AKSI Asia 2024” kembali menampilkan empat peserta lainnya yang tergabung di dalam Group 2 Kloter Al Battani (13/3).

Mereka adalah Ahmad (Timor Leste), Aiman (Malaysia), Mujib (Brunei Darussalam), dan Renareni (Indonesia).

Mereka tampil menyampaikan tausiyah terbaik mereka di hadapan empat komentator yang hadir yakni Mamah Dedeh, Ustadz Subkhi Al Bughury, Ustadz Solmed, serta Ustadz Wijayanto.

Penampilan mereka juga dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Ust. Muhammad Hanafi dan Ust. Isham Ismail (Brunei Darussalam), Ust. Dr. H. Muchlis M. Hanafi Lc., M.A. (Indonesia), Ust. Nabil Ahmad (Malaysia), Ust. Muhammad Nuzhan (Singapore), Ust. Dr. Ameen Khoya (Thailand), dan Ust. Arif A. Sagran (Timor Leste).
Penampilan pertama diisi oleh Ahmad (Timor Leste) yang membawakan tema “Membangun Akhirat”.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa Allah SWT menciptakan manusia, jin, dan makhluk lainnya untuk beribadah kepada-Nya. Aiman (Malaysia) tampil diurutan kedua dengan tema “Pandangan Islam Tentang Adat & Budaya” yang menyampaiokan tentang adat dan budaya di suatu daerah yang ternyata berlawanan dan tidak sesuai dengan syariat Islam, contohnya pada Zaman Jahiliyah.

Selanjutnya penampilan dari Mujib (Brunei Darussalam) dengan tema “Menghargai Nikmat Masa”. Pada kesempatan kali ini, Mujib menjelaskan bahwa manusia sering melalaikan dua kenikmatan, yakni kesehatan dan waktu. Sebagai penampil terakhir di Group 2 Al Battani, Renareni (Indonesia) membawakan tema “Indahnya Silaturahmi, Hidup Lebih Berarti”.

Melalui dakwah mereka, Renareni mengingatkan mengenai hukum menyambung tali silaturahmi adalah wajib dan yang memutuskannya adalah haram.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Ahmad (Timor Leste) terpaksa harus wassalam dan menghentikan langkahnya di Top 24 AKSI Asia 2024 setelah berada di posisi terbawah dengan perolehan skor sebesar 483.

Advertisement

Sedangkan Renareni (Indonesia) mendapat perolehan skor tertinggi di Group 2 Al Battani sebesar 516.

Diikuti oleh Aiman (Malaysia) yang berada di posisi kedua dengan perolehan skor sebesar 506 dan Mujib (Brunei Darussalam) dengan skor 503. Dukung dan saksikan terus AKSI Asia 2024 setiap hari selama bulan Ramadan pukul 02.00 WIB hanya di INDOSIAR!

FTV Pintu Berkah Spesial Ramadan: Anak Kusayang, Nasibku Malang
Sebagai salah satu program Ramadan Penuh Berkah Indosiar, FTV “Pintu Berkah Spesial Ramadan” kembali menyuguhkan beragam cerita baru. Dibintangi oleh Zaky Zimah, Haura Latifah, Ade Setiawan, Adi Irwandi, Zora Fidyanata, Oka Sugawa, Delia Alena, dan lainnya.

Tidak ketinggalan para alumnus ajang pencarian bakat Indosiar, D’Academy dan LIDA, seperti Lady Rara, Melly Lee, Hari Putra, Selfi Yamma, Aulia, Indy Gunawan, Jirayut, serta sejumlah bintang INDOSIAR lainnya.

Advertisement

Hadir setiap hari selama bulan Ramadan, di hari Rabu, 13 Maret 2024 tayang episode berjudul “Kisah Keluarga yang Diuji oleh Kebaikan Sendiri” yang dibintangi oleh Zaky Zimah, Zora Vidyanata, Ridwan LIDA, dan Oka Sugawa.

Selanjutnya pada Kamis, 14 Maret 2024 akan tayang episode berjudul “Anak Kusayang, Nasibku Malang” dengan menampilkan Aulia DA, Linda Ramadhanty, Sylvia Genpati, Stevan Rizky, dan Guntur Nugraha. Bercerita tentang Bu Citra, seorang tukang sayur keliling yang tinggal bersama anak bungsunya, Aisyah.

Dania, anak Bu Citra yang lain, bersama suaminya, Saipul bermaksud untuk menagih hutang ibunya yang dahulu digunakan untuk biaya berobat.

Bu Citra berusaha untuk meminta bantuan dari anaknya yang lain, yakni Joni, namun tidak berhasil. Dania pun menuntut uang sebesar satu milyar dan menjebloskan ibunya sendiri ke penjara.

Advertisement

Seperti apa kelanjutan kisah mereka? Saksikan FTV “Pintu Berkah Spesial Ramadan” setiap hari selama bulan Ramadan pukul 15.30 WIB di INDOSIAR! ***

Advertisement

*Disclaimer: 
Informasi dalam website ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, bukan saran keuangan atau investasi. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan mereka. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan terkait keuangan Anda.

Komentar