Utilitas Ikut Tentukan Harga Pi Network Saat Open Mainnet, Ini Maksudnya

Jakarta, Beritabulukumba.com – Meski open mainnet Pi Network masih menjadi tanda tanya, namun pengguna kripto baru tersebut masih optimistis.

Salah satu hal menarik yang kerap dipertanyakan dan membuat oenasaran adalah nilai dari koin Pi.

Saat open mainnet nantinya, maka tentu Pioneer ingin agar harga 1 koin Pi lebih mahal.

Apalagi jika nilai atau harga Pi Coin setara dengan GCV sebesar 314.159 USD.

Di komunias Pi Network, selain kelangkaan dan kepercayaan, yang ikut andil untuk menaikkan harga Pi adalah utilitas.

Pi Network secara aktif mendorong utilitas melalui hackathon dan memberi insentif kepada pengembang untuk membuat dApps fungsional (aplikasi terdesentralisasi).

Utilitas ini bermanfaat dalam memecahkan masalah dunia nyata dan menawarkan solusi unik yang dapat menarik pengguna dan investor.

Nilai Pi juga tergantung teori ekonomi terkait penawaran dan permintaan.

Ketika permintaan meningkat, nilai atau harga Pi cenderung menurun, dan sebaliknya.

Seiring waktu, penambangan Pi via aplikasi atau node akan langka yang membuat nilainya juga naik.

Selain tiu, komunitas Pi terutama Pi Core Team terus menjaga kepercayaan atau trust dalam memainkan peran penting dalam menentukan harga mata uang kripto.

Cryptocurrency dengan riwayat keamanan dan kepercayaan yang kuat cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang rusak oleh penipuan dan pelanggaran keamanan. ***

*Disclaimer: 
Informasi dalam website ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, bukan saran keuangan atau investasi. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan mereka. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan terkait keuangan Anda.

Komentar