Review Konser Grup 2 Top 9 D’Academy Asia 6, Perjuangan Semua Wakil Turkiye Berakhir

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Setelah menampilkan aksi panggung di Concert Show, hari Jumat lalu (11/08) dr Iqhbal LIDA (Indonesia), Erdem Kursat (Turkiye), dan King Kier (Philippines) yang tergabung di Group 2 Top 9 D’Academy Asia 6 kembali unjuk kemampuan terbaiknya di Result Show.

Academia terakhir dari Turkiye harus angkat kaki dari panggung DA Asia 6 Top 9.

Malam itu, masing-masing academia diberi tantangan “Property Challenge” yakni menggunakan properti tertentu saat mereka tampil.

Ditemani host Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Jirayut, dan Uyaina Arshad, sederet komentator terbaik perwakilan negara participant juga hadir langsung menilai penampilan seluruh academia di Konser D’Academy Asia 6 Top 9 Group 2 Result Show.

Advertisement

Mereka adalah Nassar (Indonesia), Siti Rahmawati (Turkiye-Indonesia), Dewi Perssik (Indonesia), Soimah (Indonesia), Sheer Angullia (Singapore), dan Fashion Guru Diana Putri (Indonesia).

Tampil membuka kompetisi, dr.Iqhbal LIDA (Indonesia) membawakan sebuah tembang milik Rita Sugiarto berjudul “Kau Tetap Misteri” dengan iringan musik tradisional dan tarian tradisional lengkap dengan property topeng. Penampilannya yang luar biasa, berhasil mendapat 6 standing ovation dari komentator.

“Ini adalah penampilan terbaik dr.Iqhbal LIDA selama ini,” puji Soimah. “Saya setuju, topeng ini tidaklah mudah. Harus bisa main karakter yang berbeda, dan dr. qhbal LIDA berhasil membawakannya dengan seimbang,” tambah Dewi Perssik.

Penampilan dr.Iqhbal LIDA disusul dengan aksi panggung Erdem Kursat (Turkiye) dengan property sofa panjang yang hanya berhasil meraih 4 standing ovation dari komentator melalui lagu “Menunggu” milik Rhoma Irama.

Advertisement

Salah satu komentator yang memberikan standing ovation, Siti Rahmawati memberikan pujian atas gaya bernyanyi yang luar biasa.

“Kalau bukan kita yang memuji Erdem Kursat, siapa lagi yang akan melestarikan dangdut di Turkiye,” ujar Siti Rahmawati. Sementara Dewi Perssik mengapresiasi penampilan keduanya dengan beberapa catatan.

“Saya menghargai penampilan Erdem Kursat ini, tetapi seperti ada beban. Sehingga terlihat kurang lepas, dan seperti menghapal gerakan gitu,” komentar Dewi Perssik.

Berlanjut dengan penampilan dari King Kier (Philippines) dengan property kacamatanya yang membuat kelima komentator memberikan standing ovation dengan lagu “Pandangan Pertama” milik A. Rafiq.

Advertisement

“Pembawaan lagunya ada dangdut dan latin. Sentuhan cengkoknya sangat bagus ya,” puji Siti Rahmawati. Dewi Perssik pun memuji penampilan King Kier (Philippines) yang luar biasa. “Tadi terlihat notasi aslinya dibuat cengkok-cengkok yang keren, artikulasi juga sangat jelas,” tambah Dewi Perssik.

Setelah seluruh academia tampil, giliran Dewan Juri perwakilan 8 negara participant yang hadir secara virtual memberikan penilaian mereka masing-masing.

Seluruh academia akan mendapatkan nilai akumulasi yakni nilai saat Concert Show ditambah dengan nilai Result Show.

Perolehan nilai teratas final yakni sebanyak 445 poin diraih oleh King Kier (Philippines).

Advertisement

Disusul oleh dr Iqhbal LIDA (Indonesia) di posisi kedua dengan 440 poin.

Sedangkan wakil terakhir dari Turkiye, Erdem Kursat harus berbesar hati menghentikan langkahnya di D’Academy Asia 6 dengan posisi terendah sebanyak 424 poin. ***

*Disclaimer: 
Informasi dalam website ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, bukan saran keuangan atau investasi. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan mereka. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan terkait keuangan Anda.

Komentar