Wow, Penantang ChatGPT Buatan Elon Musk xAI Buka Lowongan Tim

Jakarta, Beritabulukumba.com – Setelah mendominasi startup Artificial Intelligence (AI), ChatGPT ala OpenAI sepertinya akan mendapat penantang baru.

Setelah muncul Generative AI ala Google bernama Bard, kini CEO Tesla, Elon Musk merilis startup AI generatif baru yang disebut xAI.

Saat ini xAI dibimbing oleh Dan Hendrycks yang saat ini menjabat sebagai direktur Pusat Keamanan AI.

Dalam laman resminya tertulis bahwa xAI terpisah dari perusahaan Elon Musk, X Corp.

Advertisement

“Tetapi akan bekerja sama dengan X (Twitter), Tesla, dan perusahaan lain untuk membuat kemajuan menuju misi kami,” tulis xAI dalam laman resminya.

Selain Elon Musk, beberapa tim di xAI merupakan orang terpilih dan punya keahlian dalam bidang masing-masing khususnya AI.

Logo xAI

Sebut saja di antaranya Igor Babuschkin, Manuel Kroiss, Yuhuai (Tony) Wu, Christian Szegedy, Jimmy Ba, Toby Pohlen, Ross Nordeen, Kyle Kosic, Greg Yang, Guodong Zhang, Zihang Dai dan Advisory.

Kini xAI terus merekrut tim untuk bergabung dalam proyek khususnya yang memiliki minat dan keahlian bidang AI.

Advertisement

“Bergabunglah dengan kami. Kami secara aktif merekrut insinyur dan peneliti berpengalaman untuk bergabung dengan tim kami sebagai anggota staf teknis kami di Bay Area,” tulis xAI.

Silakan isi formulir pendaftaran bergabung di xAI pada halaman terakhir artikel ini.

xAI resmi mengumumkan peluncuran dan pembentukan proyek xAI pada 12 Juli 2023.

Tujuan xAI adalah untuk memahami sifat sebenarnya dari alam semesta.

Advertisement

“Anda dapat menemui tim dan mengajukan pertanyaan kepada kami selama obrolan Twitter Spaces pada hari Jumat, 14 Juli 2023,” harapnya.

Tim xAI dipimpin oleh Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX.

Sebagian anggota tim sebelumnya pernah bekerja di DeepMind, OpenAI, Google Research, Microsoft Research, Tesla, dan University of Toronto.

Secara kolektif para ahli itu menyumbangkan beberapa metode yang paling banyak digunakan di lapangan, khususnya Pengoptimal Adam, Normalisasi Batch, Normalisasi Lapisan, dan penemuan contoh permusuhan.

“Kami selanjutnya memperkenalkan teknik dan analisis inovatif seperti Transformer-XL, Autoformalization, the Memorizing Transformer, Batch Size Scaling, dan μTransfer. Kami telah mengerjakan dan memimpin pengembangan beberapa terobosan terbesar di bidangnya termasuk AlphaStar, AlphaCode, Inception, Minerva, GPT-3.5, dan GPT-4,” tulisnya.

Jika Anda tertantang dan memiliki keahlian di bidang AI silahkan Isi form pendaftaran di sini. **

*Disclaimer: 
Informasi dalam website ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, bukan saran keuangan atau investasi. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan mereka. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan terkait keuangan Anda.

Komentar