Polisi Ungkap Identitas Tersangka Si Kembar Rihana Rihani, Dugaan Kasus Penipuan iPhone

Jakarta, Beritabulukumba.com – Terkait kasus dugaan penipuan penjualan HP iPhone akhir-akhir ini yang dilakukan oleh kedua tersangka alias si kembar Rihana dan Rihani.

Kini dirinya ditetapkan jadi tersangka oleh pihak kepolisian setempat, setelah beberapa kali kerap dibahas dan dipertanyakan di media sosial oleh banyak orang.

Akhirnya polisi kembali menanggapi hal tersebut, bahwa identitas Si Kembar tersebut sudah benar sesuai dengan kartu tanda penduduknya (KTP).

“Iya (tidak ada nama panjangnya). Cuma Rihana Rihani aja. Di KTP juga cuma Rihana Rihani,” ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Ully saat dihubungi, Rabu (05/07/2023).

Polda Metro Jaya menangkap ‘Si Kembar’ Rihana dan Rihani tersangka kasus dugaan penipuan penjualan iPhone. (Foto: PMJ News/Fajar) (Beritabulukumba.com)

Titus melanjutkan bahwa identitas dari Si Kembar merupakan keturunan asal Betawi yang lahir di Pontianak mengikuti orang tuanya yang bekerja sebagai wiraswasta.

Menurut keterangannya, jika si kembar itu adalah asli Betawi. Cuma lahir di Pontianak karena waktu itu kan orang tuanya kerja di sana, tapi bukan pegawai negeri tapi hanya Wiraswasta.

Dari keterangan pihak kepolisian mengungkapkan bahwa si Kembar Rihana dan Rihani tersangka kasus penipuan penjualan iPhone berpindah-pindah lokasi tempat tinggal menggunakan aplikasi online.

Kedua tersangka penipuan iPhone dari si kembar Rihana dan Rihani tersebut melakukan aksinya dengan berpindah-pindah menggunakan aplikasi Airbnb sebagai pelariannya.

Advertisement

Lebih lanjut, bahwa kedua tersangka ini mulanya bertempat di kawasan Greenwood, Tangerang Selatan dan berlanjut ke apartemen di kawasan Pondok Indah dan Gandaria.

Hingga akhirnya kedua tersangka menempati apartemen di kawasan Gading Serpong, Tangerang, tempat keduanya ditangkap polisi.

Dan yang terakhir ini baru di sekitar dua minggu terakhir ini ke tempat tinggal di apartemen di M-Town Residence di daerah Gading Serpong menurut keterangan polisi.

Alhasil memang kedua tersangka telah berpindah-pindah tempat secara random dan secara memang berjangka waktu yang sebentar di sana sebentar di sini. ***

Advertisement

*Disclaimer: 
Informasi dalam website ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, bukan saran keuangan atau investasi. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan mereka. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan terkait keuangan Anda.

Komentar