Hasil Top 25 D’Academy Asia 6 Group 2, Fifiey Thailand Tersenggol

Jakarta, Beritabulukumba.com – Penilaian akhir yang diberikan oleh para dewan juri yang hadir secara virtual menempatkan Lovely (Phillipines) berada di posisi teratas di konser Top 25 D’Academy Asia 6 Group 2, Kamis malam (6/7/2023).

Raihan ini sekaligus memastikan diri untuk lanjut ke babak selanjutnya.

Disusul dengan Myaherry (Malaysia) yang berada di posisi dua, Indy Gunawan (Indonesia) di posisi tiga, serta Salawan Saleh (Brunei Darussalam) di posisi empat.

Sedangkan Fifiey (Thailand) berada di posisi terendah dan menghentikan langkahnya di babak Top 25 D’Academy Asia 6.

Advertisement

Persaingan D’Academy Asia 6 (DA Asia 6) INDOSIAR semakin memanas. Konser Top 25 Group 2 semalam.

Mereka ditantang menyanyikan lagu dangdut dengan memasukkan unsur kebudayaan orisinil dari negara masing – masing melalui tema “Home Sweet Home”.

Membuka kompetisi, Lovely (Phillippines) berhasil meraih Standing ovation dari seluruh Komentator hingga nilai tertinggi sebesar 685 dari seluruh dewan juri lewat lagu milik sang raja Dangdut Indonesia Rhoma Irama “Mirasantika”.

“Penampilan Lovely malam ini sangat sempurna, unsur rock yang dimasukan kedalam lagu ini sudah sangat sesuai, Saya puas dengan perkembangan Lovely malam ini”, puji Soimah.

Advertisement

Senada dengan Lovely, Indy Gunawan (Indonesia) pun menuai 5 standing ovation dari para komentator atas penampilan memukaunya dalam membawakan lagu “Let’s Goyang” milik Erie Suzan.

Paduan aksi tari Papua di tengah penampilan menyanyinya diapreasiasi komentator asal Singapore, Sheer Angullia. “Penampilan kamu membuat saya melihat kekayaan indonesia seutuhnya melalui budaya papua ini” ujar Sheer.

Sayangnya Soimah justru punya pendapat berbeda terhadap pemuda asal Maluku Utara tersebut. “Saya apresiasi unsur Papua yang kamu sajikan, tapi saya kecewa dengan penampilan bernyanyi kamu, saya melihat kamu tidak mampu membawakan lagu ini dengan baik!“ tegas Soimah

Academia asal Malaysia, Myaherry termasuk yang ikut mendapat wejangan. Kali ini Reza Zakarya yang menilai dara Melayu ini kebingungan membawakan lagu “Iming iming” milik Rita Sugiarto, “Banyak bagian dalam lagu ini yang harusnya kamu panjangain malah tidak kamu lakukan dan sebaliknya, sehingga membuat lagu ini berkesan tidak maksimal kamu bawakan”, ungkap Reza.

Advertisement

Nasib serupa pun dialami Fifiye (Thailand) yang tampil dengan lagu milik Jirayut berjudul “Tiada Tara” namun justru dinilai Dewi Perssik belum siap berada di panggung Top 25. “Jujur saya merasa terhibur dengan penampilan kamu,, tapi ketika kita masuk ke op 25 hiburan saja tidak cukup melainkan kamu harus memiliki sesuatu yang lebih dari itu’’, kritik Depe.

Berbagai kisah menarik terjadi di panggung DA Asia 6 tidak hanya kompetisi semata. Perjuangan para kontestan meninggalkan orang-orang tercinta demi kompetisi hingga keakraban para komentator perwakilan dari negara kontestan menjadi warna tersendiri di setiap episode DA Asia 6. Salwana Saleh perwakilan dari Brunei Darussalam harus rela meninggalkan buah hatinya demi mengejar mimpinya.

Pengorbanannya membuahkan satu standing ovation dari Soimah.

“Saya melihat penampilan kamu malam ini buakanlah penampilan terbaik kamu, tapi saya melihat keikhlasan kamu malam ini sehingga membuat diri saya tergerak untuk memberikan apresiasi atas itu. Tidak lah mudah bagi seorang ibu meninggalkan anak untuk waktu yang lama. Saya bangga dengan kamu malam ini” ujar Soimah. ***

Advertisement

*Disclaimer: 
Informasi dalam website ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, bukan saran keuangan atau investasi. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan mereka. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan terkait keuangan Anda.

Komentar